Jasa Desain Grafis, Apa yang Menentukan Harganya?

Meminta seseorang membuatkan desain grafisumumnya dianggap mahal. Apalagi jika Anda baru saja merintis sebuah usaha. Modal yang terbatas sering membuat Anda memutuskan untuk membuat saja pekerjaan desain grafis sendiri.

Wajar sebenarnya Anda berhemat dalam pengeluaran. Seorang pengusaha harus demikian jika ingin maju. Namun, sebaiknya dalam pengeluaran mempertimbangkan manfaatnya terlebih dahulu.

Desain grafis perlu dibayar dengan nominal tertentu. Hasilnya adalah meningkatkan penjualan, bagi usaha trading, misalnya. Tentu sebaiknya Anda memilih desainer grafis untuk dijadikan partner. Keuntungan yang diperoleh dari penjualan yang meningkat lebih besar dibandingkan membuat segala sesuatunya sendiri.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Jasa Desain Grafis

Masih tetap ragu menggunakan jasa ini? Anda sebaiknya mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi harga jasa yang diberikan. Di bawah ini sedikit uraian tentang hal tersebut.

  1. Tujuan Desain Grafis

Tujuan yang dimaksud di sini adalah tujuan Anda membuat desain.

Tujuan akan menentukan jenis pekerjaan dan jenis desain yang akan dibuat.

Beberapa yang paling umum diminta untuk dibuat adalah sebagai berikut.

Logo

Flyer sosial media

Pattern atau pola pada kain

Kemasan produk dan gambarnya

Poster untuk berbagai keperluan

Banner baik sebagai papan nama atau untuk blog secara online

Presentasi, dalam bentuk template atau layout per halaman

Company profil

Brosur offline dan  online

Gambar untuk kaos atau t-shirt

Alat Tulis dengan logo atau tulisan perusahaan

Website atau blog

Hal di atas dapat menjadi tujuan pembuatan satu persatu atau paket.

Misalnya, paket desai grafis kantor yang baru saja buka. Mungkin desain dibuat mulai dari logo, template presentasi, ccompany profile, alat tulis dengan branding usaha, dan lain-lain.

Setiap bagian di atas mempunyai tahapan kesulitan tersendiri dalam pembuatannya sehingga mempengaruhi harga.

  1. Pembelian Satuan dan Paket

Pada faktor pertama sudah disebutkan bahwa Anda dapat saja meminta pembuatan salah satu produk atau paket, seperti paket kantor atau paket toko online, dan seterusnya.

Sama dengan produk jasa atau barang lain, pembelian atau pembuatan satuan akan sedikit lebih mahal daripada  paket.

  1. Layanan Revisi

Jasa pembuatan desain tidak seperti Anda membuat kue, misalnya. Jika Anda sudah memesan tidak dapat diubah meski rasanya masih kurang pas.

Layanan ini termasuk usaha memuaskan konsumen. Produk yang dibuat juga harus sesuai dengan kebutuhan personal dan perusahaan yang diusung. Jadi, ada kemungkinan desain yang sudah dibuat tidak memuaskan.

Umumnya, harga sudah menghitung layanan revisi dua sampai tiga kali. Bahkan, ada pula usaha ini yang menawarkan revisi tanpa batas.

  1. Jenis Desain

Desain yang dibuat ada yang sederhana dan ada pula sedikit rumit. Biasanya ini tergantung pemesan. Selain itu, ada pula jenis desain siluet atau karakter.

Jenis mempengaruhi harga karena setiap desain memerlukan ketelitian yang berbeda dalam pembuatannya. Selain itu, makin rumit desain yang diinginkan, dibutuhkan kreativitas tinggi dala membuatnya agar hasilnya berkualitas. Yang artinya, hasil unik, menarik, dan mudah diingat oleh siapa saja yang melihat.

  1. Jam Kerja Pembuatan Desain

Dari keseluruhan, tim desain sudah menetapkan harga dalam pembuatannya.

Coba saja Anda menghitung sendiri, jika sebuah pekerjaan dihitung antara 5.000 – 10.000 rupiahh per jam. Satu desain membutuhkan waktu sekitar 14 jam dalam pembuatannya (mencari ide, menuangkan, membuat desain, mengulangnya lagi). Setelah itu, setiap revisi membutuhan sekitar 10 jam. Jika dua kali, berarti 20 jam.

Jadi keseluruhan memerlukan waktu 34 jam. Kira-kira demikian cara menghitung harga yang ditawarkan. Harga tersebut belu termasuk laba jika Anda memesan desain pada agensi.

Itulah beberapa hal yang mempengaruhi harga yang ditawarkan jasa desain grafis. Hal yang penting diketahui, selain manfaat dan keuntungannya, agar Anda dapat mempertimbangkan penggunaan jasa ini.

 

Scroll to Top
Konsultasi? Hubungi Kami