JasaDesain.co.idJasaDesain.co.id
Artikel Website

Website Perusahaan Jarang Update: Siapa yang Sebenarnya Harus Ngerjain?

25 September 2026 4 menit baca teamjsd

Website kamu jadi tahun 2023, tapi foto di halamannya masih yang itu lagi

Coba buka website perusahaanmu sekarang. Lihat bagian paling atas. Foto itu dipakai sejak kapan? Kalau jawabannya “sejak website jadi”, kamu nggak sendirian. Dari website company profile yang kami kerjakan, yang paling sering basi bukan desainnya. Isinya.

Nomor WA sudah ganti dua kali. Alamat kantor pindah sejak 2024. Daftar klien masih memajang logo vendor yang sudah berhenti kerja sama dua tahun lalu. Halaman karier isinya lowongan yang sudah ditutup sejak lama. Semua ini kelihatan kecil, tapi efeknya besar.

Sebelum nelpon, orang buka HP dulu

Calon klien jarang langsung telepon. Mereka cek dulu: perusahaannya masih aktif nggak, proyek terakhirnya kapan, kontaknya masih sama atau bukan.

Kalau semua yang muncul terasa lama, dugaan mereka bukan “websitenya malas diupdate”. Tapi “perusahaannya kayaknya sudah nggak jalan”. Dua hal itu beda jauh di kepala pembeli. Dan kamu nggak akan pernah tahu kenapa mereka nggak jadi nelpon.

Yang bikin update mandek biasanya bukan males

Hampir semua klien yang webnya basi punya alasan mirip-mirip. Akses admin ada di vendor lama, jadi buat ganti nomor telepon saja harus nunggu. Atau takut salah klik terus layout-nya rusak. Atau menganggap website itu proyek sekali jadi, selesai, tinggal ditinggal.

Ini bukan soal niat. Ini soal nggak ada satu orang yang ditunjuk pegang urusan itu.

Bagian yang paling cepat basi

Kontak. Nomor telepon, WhatsApp, email, alamat. Ini paling kelihatan karena dulu jadi alasan website dibikin. Cek minimal dua kali setahun, jangan nunggu ada yang komplain.

Portofolio. Website yang proyeknya nggak pernah nambah sejak 2023 bikin pengunjung mengira kapasitasmu segitu-gitu saja. Tambah satu proyek tiap satu sampai dua bulan sudah cukup.

Halaman karier. Lowongan yang sudah tutup lebih buruk daripada nggak punya halaman karier sama sekali. Pelamar kirim CV, nggak ada balasan, mereka cerita ke grup WA alumni.

Sertifikat dan legalitas. Ada website yang masih memajang sertifikat yang masa berlakunya habis setahun lalu. Ini bukan cuma soal rapi, tapi soal risiko.

Foto tim. Wajah orang yang sudah resign masih tampil di halaman profil. Sepele, tapi sering jadi bahan obrolan di meja klien.

Siapa yang sebenarnya harus ngerjain

Ada tiga pola yang kami lihat di lapangan.

Dikerjain sendiri oleh admin atau staf marketing. Cocok buat update ringan: ganti foto, benerin teks, tambah proyek baru. Perkirakan 30 sampai 60 menit per minggu. Syaratnya dua: kamu pegang akses admin sendiri, dan ada panduan singkat cara ganti teks tanpa ngerusak halaman.

Paket perawatan bulanan dari vendor. Biasanya isinya update konten, backup rutin, update plugin dan tema, perpanjangan SSL dan domain, plus pengecekan keamanan. Tahun 2026 ini, paket perawatan website company profile umumnya jatuh di kisaran Rp1,5 juta sampai Rp6 juta per tahun, tergantung seberapa banyak konten yang harus diurus. Bandingkan dengan bikin ulang website: Rp8 juta ke atas, plus harus kumpulin materi dari awal lagi.

Campuran. Marketing pegang konten harian, vendor pegang urusan teknis. Ini yang paling aman buat perusahaan yang nggak punya orang IT khusus.

Yang dimakan kalau dibiarkan, bukan cuma isinya

Masalah teknis nyusul pelan-pelan. SSL yang habis bikin Chrome dan Safari menampilkan peringatan “Not Secure” sebelum halaman kebuka. Banyak orang langsung tekan tombol back, tanpa baca apa isinya.

WordPress, plugin, dan versi PHP yang dibiarkan tua adalah pintu masuk paling gampang buat bot. Dan kalau nggak ada backup, satu klik yang salah bisa bikin seluruh website hilang. Kami pernah nerima permintaan “tolong dikembalikan seperti semula” dari klien yang website-nya kena hack dan backup-nya nggak pernah diaktifkan sejak website jadi.

Hitung-hitungan yang sering kelewat

Anggap halaman produkmu masih mencantumkan harga 2023. Calon pembeli lihat, jadi ragu, akhirnya tanya lewat WhatsApp. Dua hari nunggu balasan, dia sudah deal dengan supplier lain. Satu halaman yang nggak diupdate bisa lebih mahal daripada biaya perawatan setahun.

Cara paling ringan biar nggak berat

Nggak perlu ngejar update tiap minggu. Bikin kalender sederhana saja.

  • Sebulan sekali: tambah satu proyek atau foto kegiatan baru.
  • Tiga bulan sekali: cek kontak, harga, dan promo yang masih tayang.
  • Setahun sekali: rapikan sertifikat, struktur tim, tahun di footer, versi plugin, dan masa berlaku SSL.

Sisanya biarkan jalan. Yang penting ada satu nama yang bertanggung jawab, bukan “nanti kita urus bareng-bareng”.

Waktu serah terima, minta aksesnya

Kalau perusahaanmu sedang bikin website baru, ini momen paling tepat buat nego. Sebelum pelunasan, minta file akses admin, alamat login, dan panduan update-nya dipindah ke kamu. Website yang kamu nggak bisa akses itu bukan aset, cuma sewa.

Butuh bantuan bikin website company profile yang rapi dari awal, atau merapikan yang sekarang sudah jalan? Halaman jasa desain website perusahaan kami sudah memuat paket perawatannya, atau langsung kirim detail kebutuhanmu di sini biar kami cek dulu isinya.

Perlu bantuan desain untuk bisnis Anda?

Konsultasi gratis — ceritakan kebutuhan logo, company profile, stationery, atau website Anda.

Konsultasi Gratis

Siap Membuat Desain yang Lebih Profesional?

Mulai dari identitas brand sampai website perusahaan — kami bantu dari konsultasi hingga file final diterima.