JasaDesain.co.idJasaDesain.co.id
Artikel Compro

Company Profile untuk Supplier Lift dan Eskalator: yang Bikin Kontraktor Berani Masukkan Namamu ke RAB

27 September 2026 5 menit baca teamjsd

Kamu sudah kirim penawaran lift ke kontraktor gedung tiga kali. Balasannya sopan: “nanti kami kabari”. Bulan berikutnya proyek jalan, dan yang menang vendor yang harganya 12 persen lebih mahal dari kamu. Kalau kejadian ini berulang, masalahnya jarang di harga. Biasanya di company profile yang gagal menjawab satu pertanyaan sederhana: kalau lift ini ngadat tiga bulan setelah serah terima, jam berapa kamu bisa dihubungi?

Kontraktor membaca compro kamu untuk mencoret, bukan untuk mengenal

Seorang estimator di kontraktor gedung biasanya sudah pegang tiga sampai lima penawaran lift di mejanya. Semuanya kelihatan mirip: harga mirip, spesifikasi mirip, merek mirip. Yang membedakan cuma satu, yaitu dokumen yang bisa dia lampirkan ke berkas tender tanpa dia perlu telepon kamu dulu.

Artinya compro kamu dibaca cepat, sekitar dua sampai tiga menit. Dia cari alasan untuk mencoret, bukan alasan untuk memilih. Lisensi nggak jelas, keluar. Nggak ada nama prinsipal, keluar. Nggak ada satu pun foto unit terpasang, keluar. Dan kamu nggak akan pernah dikabari soal ini, karena vendor yang dicoret memang nggak ditelepon.

Tunjukkan kamu agen resmi, bukan perantara yang nebak harga

Jadi perantara itu nggak salah. Masalahnya kontraktor nggak bisa membaca dari penawaranmu apakah kamu punya akses langsung ke prinsipal atau cuma titip beli. Kalau kamu agen resmi, tulis itu di halaman depan: nama prinsipal, negara asalnya, dan tahun kamu mulai. “Agen resmi sejak 2017” jauh lebih meyakinkan daripada kalimat “authorized dealer” tanpa tanggal dan tanpa nomor surat.

Lampirkan juga surat penunjukan prinsipalnya, satu halaman saja, versi terbaru. Kalau masa berlakunya habis enam bulan lagi, sebut saja terus terang. Kontraktor lebih menghargai vendor yang jujur soal tanggal daripada yang warna logonya bagus tapi suratnya nggak bisa ditunjukkan saat panitia minta.

Dokumen yang dicari bagian K3 dan pengawas lapangan

Di proyek gedung, lift masuk kategori instalasi yang diawasi. Bagian K3 akan minta sertifikat kompetensi teknisi, izin usaha, dan bukti bahwa kamu pernah melewati pemeriksaan instalasi sebelumnya. Cantumkan itu sebagai daftar di satu halaman, bukan disebar di sembilan halaman berbeda supaya kelihatan banyak.

Satu lagi: tulis angka garansi dan waktu respons. Garansi 12 bulan plus respons maksimal 4 jam di jam kerja terdengar sepele, tapi buat building manager itu penentu. Dia sudah pernah kena lift macet dua hari karena vendornya nggak angkat telepon. Compro yang menyebut angka konkret langsung naik kelas dibanding yang cuma menulis “pelayanan purna jual terbaik”.

Foto proyek terpasang, bukan unit masih di peti kayu

Enam sampai delapan foto cukup, dan sebaiknya semuanya benar-benar proyek kamu. Ambil unit yang sudah terpasang dengan lift lobby-nya, mesin di rooftop, dan panel kontrol di lantai dasar. Untuk setiap foto, tulis keterangan singkat: kapasitas, jumlah lantai, jenis gedung, kota, dan tahun pasang. Contoh formatnya seperti ini: lift penumpang 1000 kg setara 13 orang, gedung kantor 8 lantai, Balikpapan, 2023.

Foto unit yang masih dibungkus plastik di gudang nggak membuktikan apa pun. Begitu juga foto katalog dari prinsipal yang dipakai semua vendor di Indonesia. Kalau proyek kamu masih sedikit, lebih baik tampilkan tiga proyek lengkap daripada sepuluh foto tanpa keterangan.

Halaman lead time suku cadang yang sering dilupakan

Building manager dan kontraktor punya satu ketakutan yang sama: lift berhenti lama karena sparepart-nya nggak ada. Buat halaman khusus berisi daftar komponen yang biasa kamu stok, plus estimasi kedatangan kalau harus inden. Door sensor 10 sampai 14 hari, motor 5 sampai 6 minggu, governor dan rope lebih lama. Tulis apa adanya.

Halaman seperti ini jarang ada di compro supplier lift, jadi justru itu yang bikin kamu diingat. Sekalian sebut di mana gudang kamu, karena jarak gudang ke lokasi proyek ikut dihitung saat mereka menyusun anggaran pemeliharaan tahunan.

Urutan delapan halaman yang paling sering dipakai

Untuk supplier lift dan eskalator, urutan ini sudah terbukti cukup di banyak tender: cover, profil singkat dan legalitas, lisensi serta prinsipal, jenis produk dengan spesifikasi, portofolio proyek, layanan purna jual dan SLA, tim teknis, lalu kontak yang ada nama orangnya. Nomor kantor saja nggak cukup, karena estimator ingin tahu siapa yang bisa dia kejar jam lima sore.

Soal desain, jangan rame. Satu warna utama, dua jenis huruf, dan ruang kosong yang cukup. File PDF jaga di bawah 10 MB supaya bisa dikirim lewat email kantor tanpa kena batas lampiran, dan siapkan versi cetak A4 untuk yang minta hard copy saat rapat.

Compro lama hasil scan sering jadi bumerang

Kalau compro kamu masih hasil scan proposal yang dijiplak, angka tahunnya masih 2021, dan halaman portofolionya miring, itu lebih merugikan daripada nggak kirim compro sama sekali. Kontraktor akan menilai kamu nggak rapi mengurus dokumen sendiri, padahal kamu akan mengurus instalasi di gedungnya.

Rapikan dulu yang paling dasar: ganti foto lama dengan proyek 2024 ke atas, perbarui nomor sertifikat, dan pastikan headline-nya menyebut industri kamu secara spesifik.

Compro untuk supplier lift biasanya 20 sampai 28 halaman kalau digabung lampiran legalitas. Jasa desain company profile perusahaan kami mengerjakan dokumen jenis ini lengkap dengan versi cetak dan PDF ringan untuk tender. Kirim bahan mentahnya, foto proyek dan sertifikat yang ada, nanti kami susun jadi dokumen yang bisa langsung kamu lampirkan ke berkas vendor. Kalau mau dibahas dulu alurnya, kirim pesan ke sini dan sebutkan kamu supplier lift atau eskalator.

Perlu bantuan desain untuk bisnis Anda?

Konsultasi gratis — ceritakan kebutuhan logo, company profile, stationery, atau website Anda.

Konsultasi Gratis

Siap Membuat Desain yang Lebih Profesional?

Mulai dari identitas brand sampai website perusahaan — kami bantu dari konsultasi hingga file final diterima.